Tips Memperkuat Fisik Sebelum Ramadhan

Tak terasa dalam hitungan hari kedepan kita akan bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan. Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan yang sudah pasti sangat ditunggu kedatangannya oleh setiap orang beragama islam. Dalam bulan tersebut ampunan dan rahmat Allah SWT sangat berlimpah ruah. Tiap ibadah, baik maghdah maupun ghairu maghdah akan mendapat pahala berkali lipat, sehingga tak jarang mendapati setiap muslim berlomba-lomba berbuat baik.

Karena lebih terfokus pada ibadah saat bulan Ramadhan, seringkali umat muslim lupa akan persiapan sebelumnya. Salah satu hal penting yang perlu disiapkan yakni kekuatan jasmani atau fisik. Fisik yang bugar tentu menjadi penopang kualitas ibadah di bulan Ramadhan. Tanpa kondisi tubuh prima, kita akan kewalahan menuntaskan ibadah puasa Ramadhan selama 30 hari.

Bayangkan selama 30 hari kita harus menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam disiang hari. Tidak hanya itu, untuk memaksimalkan pahala yang diperoleh sungguh disayangkan jika dimalam hari kita meninggalkan sholat tarawih dan sholat tahajud. Tentu tubuh akan terbebani jika secara tiba-tiba pola hidup kita langsung berubah.

Oleh karena itu, akan lebih baik kita mempersiapkan tubuh secara fisik sejak saat ini agar lebih siap menjalani ibadah selama bulan Ramadhan. Beberapa cara untuk meningkatkan kekuatan fisik atau jasadiyah sebelum bulann Ramadhan diantaranya:

Memperbanyak Puasa Sunnah

Dalam islam kita mengenal dua jenis ibadah puasa, yakni puasa wajib dibulan Ramadhan dan puasa sunnah. Ada beberapa puasa sunnah yang dapat kita kerjakan sebagai “ajang latihan” sebelum melaksanakan puasa wajib dibulan Ramadhan, diantaranya puasa senin-kamis, puasa ayyamul bidh (pertengahan bulan hijriah tanggal 13, 14, 15), dan puasa daud. Dengan “berlatih” terlebih dahulu, tentu akan mendapat hasil berbeda dengan tanpa persiapan.

Berolahraga

Dari Abu Hurairah radiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang yang lemah,..” (HR. Muslim)

Dari hadits diatas dapat kita pahami dengan jelas bahwa Allah lebih mencintai mukmin yang kuat daripada mukmin yang lemah. Meski tidak hanya “kuat dan lemah” dari segi fisik saja, akan tetapi kekuatan dari segi fisik merupakan salah satu yang dimaksud di dalamnya. Secara sederhana bisa kita bayangkan bagaimana seseorang yang lemah bisa beribadah dibulan Ramadhan secara maksimal? Pasti akan sangat sulit bukan.

Sholat Tahajud

Meski menjadi sholat sunnah paling utama setelah sholat wajib, banyak umat muslim yang masih meninggalkan atau terlupa untuk mengerjakan sholat tahajud. Sholat tahajud dapat menjadi ajang latihan fisik kita supaya tidak terkejut dan terbiasa bangun ditengah malam untuk melakukan makan sahur pada bulan Ramadhan. Selain berlatih kita juga mendapat pahala melaksanakan sholat tahajud.

Bagikan kabar baik ini :)

Tentang Penulis

ummiaqiqah