fbpx

Layanan Jasa Aqiqah Mulai 1 juta

Bolehkah berkurban tapi belum aqiqah?  

Idul Adha merupakan salah satu hari raya atau hari besar yang dirayakan umat islam. Umat islam merayakan idul Adha setiap tanggal 10 bulan dzulhijjah kalender hijriah. Umat islam di seluruh dunia memperingati hari raya Idul Adha dengan berkurban berupa hewan ternak baik kambing, domba, sapi, kerbau, maupun unta sesuai syariat islam. Namun terkadang ada pertanyaan dimasyarakat apakah boleh berkurban tapi belum aqiqah?

Masyarakat di Indonesia sering mempertanyakan hal tersebut. Ada yang mengatakan bahwa tidak boleh berkurban sebelum aqiqah, ada pula yang beranggapan boleh ber kurban meski belum melakukan aqiqah. Bahkan ada yang berpendapat qurban dan aqiqah boleh dilakukan secara bersaamaan di saat idul adha. Lalu manakah dari pernyataan diatas yang sesuai menurut islam? Wallahu’alam di artikel ini mari kita coba pelajari bersama bagaimana pernnyataan-pernyataan diatas menurut ulama.

berkurban tapi belum aqiqah, Bolehkah berkurban tapi belum aqiqah?   

Perbedaan Aqiqah dan Qurban

Sebelum langsung menjawab pertanyaan bolehkah berkurban tapi belum aqiqah? Kita lihat dulu latar belakang atau sejarah dan hukum masing-masing baik aqiqah maupun qurban.

Aqiqah

Pertama aqiqah, aqiqah merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan berupa anak keturunan bagi orang tua muslim. Pelaksanaan aqiqah utamanya dilakukan pada hari ke-7, hari ke-14, dan hari ke-21 kelahiran bayi.

Nabi Muhammad SAW memberikan contoh pelaksanaan aqiqah pada saat meng-aqiqahkan kedua cucunya, putra Ali bin Abi Thalib yakni Hasan dan Husain. Dalam Hadits Riwayat Abu Dawud (2841), dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Mengaqiqahi Hasan dan Husain dengan satu kambing, dan satu kambing”. (Sumber: Website Almanhaj – Ahkamul Aqiqah). Hukum aqiqah sendiri dalam islam yakni sunnah, yang mana jika dilakukan akan mendapat pahala namun apabila tidak dilakukan maka tidak berdosa.

Qurban

Lalu bagimana dengan qurban pada saat Idul Adha? Menurut sejarahnya, qurban pada saat idul adha merupakan bentuk umat muslim meneladani ketaatan Nabi Ibrahim a.s atas perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya Ismail, yang kemudian atas kebesaran-Nya digantikan dengan kambing. Idul Adha sendiri sebenarnya merupakan puncak dari ibadah haji, yakni salah satu dari rukun ibadah haji Wukuf di padang Arafah. Oleh karena itu selain hari raya qurban, Idul Adha juga sering disebut “Hari Raya Haji”.

Diberi nama lain Idul Qurban, karena pada saat yang bersamaan Allah SWT memberikan kesempatan bagi umat muslim yang belum diberikan kemampuan untuk ibadah haji untuk berqurban dengan menyembelih hewan ternak sebagai salah satu bentuk ketakwaan umat islam kepada Allah SWT.

Di kalangan Ulama sendiri terdapat perbedaan pendapat mengenai qurban pada saat Idul Adha. Sebagian ulama berpendapat bahwa hukum qurban merupakan wajib bagi yang memiliki kemampuan untuk melaksanakannya. Pendapat tersebut didasarkan pada Q.S Al Kautsar: 2, “Dirikanlah sholat dan berkurbanlah (an-nahr). Selain itu adapula hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah no.3132, “Barangsiapa yang memiliki kelapangan (rizki) dan tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat sholat kami”.

Sedangkan sebagian ulama lain berpendapat qurban tidaklah wajib, melainkan sunnah mu’akkad. Salah satu dari pendapat ini didasarkan atau didukung pada perbuatan sahabat Nabi SAW, Umar bin Khattab yang pernah tidak berqurban.

Hukum berkurban tapi belum aqiqah

Kita Kembali lagi ke pembahasan utama, lalu apakah boleh berqurban tapi belum aqiqah? Dari ulasan diatas mengenai sejarah dan hukum aqiqah, seperti yang kita tahu tidak ada hubungan klausal antara aqiqah dan qurban. Keduanya memiliki perbedaan latar belakang berbeda pada kedua ibadah sunnah tersebut, sehingga tidak ada keterkaitan satu sama lain.

Tidak seperti sholat dan wudhu, yang mana kita harus berwudhu terlebih dahulu sebelum melakukan sholat. Apabila kita tidak berwudhu terlebih dahulu maka tidak sah sholat yang kita lakukan. Maka kesimpulannya boleh kita melaksanakan qurban meskipun pada saat bayi orang tua tidak mengaqiqahkan kita, atau belum diaqiqah. Hal tersebut karena aqiqah dan qurban merupakan dua ibadah sunnah yang berbeda.

 

Wallahu’alam bishawab.

 

www.ummiaqiqah.com

Bagikan kabar baik ini :)