AQIQAH SURABAYA TERBAIK

membahas tentang aqiqah Surabaya terbaik, kita pernah menjumpai dan bahkan sering ditemukan layanan maupun lembaga yang menawarkan jasa aqiqah guna membantu  mempermudah pelaksanaan ibadah aqiqah.

Saat ini sangat jarang atau mungkin bahkan hampir tidak ada  orang yang melaksanakan keseluruhan proses atau rangkain aqiqah secara mandiri. Dari penyembelihan hewan aqiqah, proses memasaknya, sampai dengan menyajikanatau membagikan hasil olah masakannya.

Hal itu dikarenakan saat ini  sebagian masyarakat, terutama yang tinggal diwilayah kota di Indonesia memiliki kesibukan dan produktifitas amat tinggi. Surabaya sebagai salah satu kota tersibuk di Indonesia masyarakatnya sudah dapat dipastikan tidak memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan seluruh proses aqiqah sendiri. Sehingga kebanyakan akan menyerahkannya kepada jasa aqiqah di surabaya. Salah satu Aqiqah Surabaya Terbaik yang saat ini menyediakan layanan  aqiqah professional yakni ummi aqiqah

Maraknya jasa aqiqah yang mengklaim Aqiqah Surabaya Terbaik terkadang menjadikan kita kebingungan. Mana Aqiqah Surabaya Terbaik yang seharusnya dipilih untuk dapat dipercaya melakukan ibadah aqiqah. Sebenarnya Memang sangat tidak gampang menyerahkan suatu hal yang berhubungan dengan proses ibadah kepada pihak lain. Apalagi yang mana kita tidak dapat mengetahui atau menyaksikan seluruh prosesnya.

Oleh sebab itu, sebelum menentukan Aqiqah Surabaya Terbaik manakah yang akan diberi amanah, sebaiknya jika perlu mengetahui terlebih dulu apa saja perkara-perkara yang berkaitan dengan ibadah aqiqah seperti hukum ibadah aqiqah, waktu terbaik melaksanakan aqiqah, hewan yang digunakan untuk aqiqah.

PENGERTIAN DAN HUKUM

Aqiqah adalah  salah satu ibadah sunnah yang mana diajarkan dalam agama islam dan dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Ada Banyak hikmah yang dapat diambil dari pelaksanaan ibadah sunnah aqiqah. Secara asal bahasa atau etimologi, asal kata aqiqah berasal dari bahasa arab “Al-Aqiqah”. yang memilki artii rambut yang mana tumbuh di kepala bayi.

Sedangkan secara lebih spesifik dari kata “Al-Aqqu” memiliki arti potong. atau dapat diartikan bahwa aqiqah merupakan proses pemotongan atau penyembelihan hewan yang mana pelaksaannya untuk menyambut kelahiran bayi.

Diantara para ulama sendiri terdapat beberapa pendapat yang berbeda, akan tetapi sebagian besar ulama menyatakan bahwa aqiqah hukumnya sunnah. Ulama-ulama yang menyatakan bahwa aqiqah merupakan sunnah yakni Imam Malik bin Annas (dijelaskan dalam kitab al-muwaththa) dan Imam Syafi’i (dalam kitab al-umm). Imam Malik bin Annas dalam kitab tersebut menuturkan bahwa hakikatnya aqiqah hanyalah sunnah bukan kewajiban.

Sama seperti Imam Malik bin Annas, Imam Syafi’i juga memberikan pernyataan didalam kitab Al-Umm bahwa disunnahkan untuk aqiqah kepada merek-mereka yang telah memiliki kewajiban nafkah (orang tua) kepada yang berhak (anak). Berikut ini beberapa hadist yang berhubungan dan menjadi dasar tuntunan aqiqah:

“Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuhnya, dicukur rambutnya dan diberi nama.” Abu Daud berkata; dan kata yusamma (diberi nama) adalah lebih benar. Demikianlah yang dikatakan [Sallam bin Abu Muthi’] dari [Qatadah] serta [Iyas bin Daghfal], dan [Asy’ats], dari [Al Hasan], ia berkata; dan diberi nama. dan hadits tersebut diriwayatkan oleh Asy’ats dari Al Hasan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan ia diberi nama.

WAKTU UNTUK MELAKSANAKAN AQIQAH

Dengan membaca hadist yang telah dijelaskan sebelumnaya kita telah mengetahui bahwasa aqiqah sebaiknya dilakukan dihari ketujuh setelah bayi dilahirkan. Tapi kita juga perlu tahu pendapat ulam lainnyaa mengenai waktu yang paling tepat melaksanakan ibadah aqiqah. Ulama dengan Mahzab Syafi’i dan Hambali memiliki argumen jika aqiqah tetap boleh dilaksanakan sebelum maupun sesudah tujuh hari setelah waktu kelahiran bayi.

Kemudian sekelompok Ulama mahzab hambali berpendapat jika aqiqah tidak dikhususkan waktu pelaksannannya disaat anak masih kecil saja karena tidak terdapat waktu yang dikhususkan untuk melaksanakan Aqiqah. (Fiqih Islam Wa Adillatuhu, halaman 297)

HEWAN UNTUK AQIQAH DAN JUMLAHNYA

Salah satu hadist riwayat abu daud didalamnya diriwayatkan jika Rasulullah SAW melakukan penyembelihan untuk aqiqah menggunakan domba untuk Al Hasan dan Al Husain. Tetapi terdapat juga riwayat dalam hadist lainnya yang mana dijelaskan jika Rasulullah bersabda mengenai aqiqah yang menggunakan kambing. Berikut adalah hadist yang menjelaskan hewan yang digunakan dalam pelaksanaan aqiqah:

Hadits An-Nasa’I Nomor 4144

Dari kedua Hadits diatas, bahwa aqiqah bisa menggunakan domba maupun kambing. Sedangkan untuk jenis kelamin hewan aqiqah,  tidak ada keterangan jantan atau betina yang digunakan dalam aqiqah.

Jumlah hewan yang akan digunakan seperti yang terdapat pada hadits riwayat An-Nasai nomor 4144, bahwa jika yang diaqiqah merupakan anak atau bayi laki-laki kambing atau domba berjumlah dua ekor dan untuk perempuan berjumlah satu ekor. Hadist ini merupakan hadits yang digunakan oleh ulama dengan mahzab Syafi’i dan Hambali. Sementara itu, mahzab Maliki menggunakan hadits riwayat Abu Daud nomor 2458 untuk  dasar berpendapat jika aqiqah baik untuk laki-laki maupun perempuan bisa menggunakan satu ekor kambing atau domba saja seperti pada saat Rasulullah SAW meng-aqiqah kedua putranya, yakni Hasan dan Husain.

MEMILIH AQIQAH SURABAYA TEBAIK

Setelah kita mengetahui seluk-beluk mengenai aqiqah, baik itu pengertian, hukum, waktu pelaksanaan dan hewan yang digunakan dalam aqiqah, kita bisa menentukan penyedia jasa aqiqah mana yang akan kita pilih. Tapi bagaimana cara kita menentukannya? Meskipun kita sudah mengetahui hukum aqiqah dan seluk-beluknya bukankan kita menyerahkan keseluruhan pelaksanaan aqiqah kepada jasa layanan aqiqah yang kita beri amanah?

Eiitss, tidak semudah itu kita tidak bisa secara mentah-mentah menyerahkan keseluruhan perkara aqiqah kepada jada penyedia layanan aqiqah terutama AQIQAH SURABAYA TERBAIK. Ada beberapa hal yang harus kita pastikan terlebih dahulu dengan menanyakannya langsung kepada jasa aqiqah tersebut. Berikut ini contoh beberapa pertanyaan penting yang dapat anda tanyakan kepada calon jasa penyedia layanan aqiqah:

Apakah kami bisa memilih hewan aqiqahnya sendiri di kandang?

Jika bisa, maka jasa aqiqah tersebut dapat dipercaya karena dengan terbuka mempersilahkan pelanggan memilih sendiri hewan aqiqahnya langsung. Tapi jika tidak bisa, bukan berarti jasa aqiqah tersebut tidak bisa dipercaya jadi, coba tanyakan kenapa tidak bisa memilih sendiri barangkali ada alasan kenapa tidak bisa memilih. Jika memang anda tidak bisa memilih sendiri coba tanyakan pertanyaan kedua ini.

Apakah Penyembelihan Didokumentasikan?

Apabila anda tidak diperlihatkan dokumentasi pada saat pemotongan, mungkin anda perlu mencari jasa aqiqah lain karena anda boleh curiga mengapa tidak diperlihatkan? Sebagai pelanggan kita memiliki hak untuk mengetahui apakah hewan aqiqah yang kita pesan.

Bagaimana Doa Untuk Aqiqahnya?

Jasa Aqiqah Surabaya  seharusnya paham bagaimana tata cara penyembelihan aqiqah yang benar, serta dibacakan terlebih dahulu niat yang mana bertujuan diperuntukkan untuk siapakan penyembeliham hewan aqiqah tersebut.

 

Apabila tiga pertanyaan diatas telah terpenuhi oleh Aqiqah Surabaya Terbaik yang anda pilih. Jika tidak maka akan lebih baik beralih ke Aqiqah Surabaya lainnya. Jangan sampai anda lupa untuk memastikan juga bagaimana rasa dan kualitas masakan. Meskipun telah sesuai dengan syar’i apabila rasa masakan kurang yang dihasilkan kurang memuaskan, maka pasti akan mengecewakan bukan? Oleh Karena itu kami merekomendasikan Bapak / Ibu klik disini, untuk Aqiqah Surabaya yang berstandar sesuai syar’i dan rasa serta pelayanan Terbaik. Aqiqah Surabaya Terbaik yang kami rekomendasikan memiliki berbagai pilihan menu masakan. Tersedia pilihan menu masakan nasi kebuli dengan harga yang super terjangkau.

 

AQIQAH SURABAYA TERBAIK UMMI AQIQAH

 

 

 

Bagikan kabar baik ini :)

Tentang Penulis

ummiaqiqah